Jan 10, 2021 12:25 Asia/Jakarta
  • pendukung Trump di Kongres
    pendukung Trump di Kongres

Media Amerika Serikat, Foreign Policy dalam salah satu analisanya menyinggung kekerasan terbaru di Kongres dan menulis, target utopis kebijakan luar negeri Amerika tidak sejalan dengan realitas bangkrutnya ekonomi dan politik dalam negeri, dan Washington harus meninjau ulang kebijakan ini.

Fars News (9/1/2021) melaporkan, serangan dan pendudukan gedung Kongres, hari Rabu (6/1) disaksikan seluruh dunia, peristiwa yang kerap dikecam oleh politikus Amerika, sebuah demokrasi lemah yang tidak mampu mencegah kekerasan dan pertumpahan darah akibat proses peralihan kekuasaan cacat dari satu presiden ke presiden lain.
 
Foreign Policy menulis, pendudukan Kongres memicu kekhawatiran terkait dampaknya yang melemahkan promosi demokrasi Amerika di luar negeri.
 
Ditambahkannya, di tengah upaya kudeta nyata untuk menghentikan pengesahan hasil pemilu demokratis melalui penyerangan gedung Kongres, kekhawatiran muncul, apakah Amerika bisa melanjutkan klaimnya mempromosikan demokrasi dan hak asasi manusia di dunia, atau apakah kejadian di Kongres, berpengaruh pada rivalitas negara ini melawan Cina.
 
Menurut FP, saat ini kenyataannya Amerika menghadapi masalah besar yaitu tidak bisa menyebarkan demokrasi di seluruh dunia dan bersaing dengan rivalnya. Selama beberapa dekade, kebijakan dalam negeri Amerika disalahgunakan oleh partai politik, dan semua instansi pemerintah selama ini berusaha melawan, namun tidak ada jaminan di pemerintahan selanjutnya. Satu-satunya instansi yang masih dipercaya rakyat Amerika saat ini adalah militer. (HS)

Tags