Jan 16, 2021 21:06 Asia/Jakarta
  • Eropa Minta Iran Hentikan Produksi Logam Uranium

Inggris, Prancis, dan Jerman menyatakan keprihatinan yang serius atas produksi logam uranium oleh Iran, tanpa menyinggung sikap negara-negara Eropa yang tidak melaksanakan perjanjian nuklir JCPOA.

"Kami, pemerintah Prancis, Jerman, dan Inggris, sangat prihatin dengan pengumuman Iran yang siap untuk memproduksi logam uranium," kata Troika Eropa dalam pernyataan bersama hari Sabtu (16/1/2021), seperti dikutip dari Farsnews.

"Iran tidak memiliki penggunaan sipil yang dapat dipercaya terhadap logam uranium. Kami mendesak Iran untuk menghentikan aktivitas ini," kata pernyataan tersebut.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengonfirmasi kegiatan penelitian dan pengembangan oleh Iran untuk memproduksi logam uranium sebagai bahan bakar Reaktor Riset Tehran.

Sebelum ini, Wakil Tetap Iran untuk Organisasi-organisasi Internasional yang berbasis di Wina, mengatakan kami telah memulai kegiatan riset dan pengembangan bahan bakar berbasis logam uranium untuk Reaktor Riset Tehran.

"IAEA telah diberitahu tentang rencana Iran untuk merancang jenis bahan bakar yang lebih baik untuk Reaktor Riset Tehran," kata Kazem Gharibabadi.

Setelah negara-negara Eropa tidak memenuhi kewajibannya berdasarkan JCPOA, parlemen Iran kemudian meloloskan Undang-undang Tindakan Strategis untuk Pencabutan Sanksi.

UU ini memerintahkan eksekutif untuk memperkaya uranium hingga kemurnian 20 persen, meningkatkan cadangan uranium yang diperkaya, dan mengoperasikan sentrifugal generasi baru IR-2M dan IR6 di reaktor nuklir. (RM)

Tags