Jan 20, 2021 18:36 Asia/Jakarta
  • Mohammed bin Salman dan Jamal Khashoggi.
    Mohammed bin Salman dan Jamal Khashoggi.

Avril Haines, yang diusulkan Biden sebagai direktur Badan Intelijen Nasional AS, mengatakan pemerintahan Joe Biden akan mendeklasifikasi dokumen terkait pembunuhan jurnalis oposisi Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

Dilansir dari surat kabar The Guardian, Rabu (20/1/2021), pernyataan Haines itu bermakna bahwa pemerintah AS secara resmi akan menetapkan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman sebagai orang yang bersalah dalam pembunuhan Khashoggi.

Avril Haines pada Selasa kemarin, hadir di gedung Senat untuk mendapatkan mosi percaya dari para senator untuk jabatan direktur Badan Intelijen Nasional AS.

Senator Oregon, Ron Wyden yang hadir pada pertemuan tersebut, mengatakan jika Haines disetujui oleh Kongres, dia dapat segera mengakhiri kerahasiaan yang berlebihan dan pelanggaran hukum oleh pemerintahan Trump serta membuka laporan tentang para pejabat yang terlibat dalam kematian Khashoggi.

Sementara itu, Pelapor Khusus PBB Agnes Callamard berharap laporan detail dari insiden tersebut dapat dipublikasikan termasuk lokasi keberadaan jenazah Khashoggi.

Jamal Khashoggi dibunuh secara brutal pada 2 Oktober 2018 di gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, dan kemudian tubuhnya dimutilasi.

Saudi memilih diam selama 18 hari sampai pemerintah Turki dan Dinas Intelijen AS (CIA) menyatakan bahwa Khashoggi telah dibunuh atas perintah langsung Pangeran Mohammed bin Salman. (RM)

Tags