Jan 25, 2021 21:39 Asia/Jakarta
  • Nicolas Maduro menunjukkan obat Corona, Carvativir
    Nicolas Maduro menunjukkan obat Corona, Carvativir

Presiden Venezuela mengumumkan dimulainya produksi massal obat Covid-19 di Caracas, dan mengaku sudah menganggarkan sekitar 2 juta dolar untuk membeli vaksin Corona bagi negara-negara anggota Aliansi Bolivarian, ALBA.

Seperti dikutip harian Venezuela, Ultimas Noticias (25/1/2021), Nicolas Maduro terkait obat Covid-19 buatan Venezuela yang diberi nama Carvativir mengatakan, obat ini sudah kami uji coba pada para pasien Corona. 10 tetes obat ini yang diletakkan di bawah lidah pasien, memberikan efek yang sangat luar biasa terhadap proses penyembuhan. Carvativir adalah obat anti-virus yang kuat, semua kajian soal reaksi tubuh manusia sudah dilakukan terhadap obat ini, dan ia 100 persen mampu melawan virus.

Maduro menambahkan, bersamaan dengan program vaksinasi, minggu ini produksi massal Carvativir akan dimulai di seluruh pusat medis Venezuela. Obat ini mendapat hak paten secara nasional dan internasional.

Presiden Venezuela yang menjabat Ketua ALBA menjelaskan, ALBA telah mengambil sejumlah langkah penting dalam penyembuhan Covid-19 dan menyediakan pasokan vaksin Corona untuk warganya, dan anggaran sekitar 2 juta dolar sudah disiapkan untuk membeli vaksin Covid-19 yang akan dibagikan ke negara-negara anggota ALBA.

ALBA terdiri dari sejumlah negara Amerika Latin yaitu Antigua dan Barbuda, Bolivia, Kuba, Dominika, Ekuador, Grenada, Nikaragua, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadines dan Venezuela. (HS)

Tags