Jan 25, 2021 22:00 Asia/Jakarta
  • Dinas Intelijen Amerika, CIA
    Dinas Intelijen Amerika, CIA

Mantan pegawai Dinas Intelijen Amerika Serikat, CIA meyakini jika para pangeran Arab Saudi penentang Putra Mahkota berencana melakukan kudeta terhadap dirinya, maka pejabat Amerika minimal akan mendengarkan suara mereka.

Seperti dikutip Fars News (25/1/2021), Jonathan Broder dalam artikelnya yang dimuat situs Spytalk menulis tentang berbagai opsi mungkin yang akan dipilih Presiden Amerika Joe Biden untuk menghadapi Saudi. 
 
Jonathan Broder mengatakan, sejumlah mantan pakar CIA yang puluhan tahun bekerja di Asia Barat, sedang sibuk membahas apakah pemerintah Biden akan mendukung kudeta terhadap Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman atau tidak.
 
Menurut Broder, para pakar keamanan terkait skenario tersebut mengatakan, secara mutlak tidak dapat dikatakan bahwa opsi semacam ini mustahil dilakukan.
 
Di sisi lain, Douglas London, pegawai CIA yang 34 tahun bekerja di Asia Barat sehubungan dengan kemungkinan kudeta terhadap Bin Salman mengatakan, ini pekerjaan kami. Minimal kami akan mendengarkan apa yang terlintas di benak para oposisi Saudi.
 
Bruce Riedel, mantan pegawai CIA lain yang bekerja di Asia Barat menuturkan CIA beberapa kali bertemu dengan oposisi Saudi yang menginginkan kudeta, namun kecil kemungkinan mereka sendiri yang akan melakukannya. (HS)

Tags