Feb 15, 2021 18:06 Asia/Jakarta
  • Tunawisma di Amerika
    Tunawisma di Amerika

Fenomena tunawisma di masyarakat Amerika Serikat yang pada awalnya menjadi kendala sementara, kini mengingat dampak pandemi COVID-19, menjadi kendala serius serta sulit diselesaikan.

Seperti ditulis Koran USA today, mengingat pandemi Corona tidak menunjukkan penurunan di Amerika, negara ini menghadapi eskalasi besar pengangguran dan sejumlah besar warga kehilangan tempat tinggal, di mana satu dari 500 orang diusir dari rumah mereka serta terlantar di jalan-jalan.

Banyak mobil yang kini berubah menjadi tempat tinggal warga yang kehilangan tempat tinggal, ini pun jika mereka mampu menjamin biaya kendaraan tersebut.

Setiap hari sejumlah besar warga condong memanfaatkan mobil sebagai tempat tinggal.

Mengingat para tunawisma selalu berpindah tempat, ada potensi jumlah mereka yang tidak lagi memiliki rumah lebih besar dari data resmi yang ada.

Dengan demikian mengingat setiap hari sejumlah besar warga Amerika bergabung dengan para tunawisma serta hidup tak menentu, maka kesulitan harian seperti akses ke air bersih atau pembuangan sampah berujung pada bentrokan antar tunawisma.

Sementara kendala keamanan juga menambah kesulitan para tunawisma.

Di sebuah laporan yang dirilis lembaga riset Economic Roundtable diprediksikan mengingat penurunan lapangan kerja, setiap tahun hingga akhir 2023, Kita akan menyaksikan peningkatan beruntun tunawisma di Amerika Serikat.

Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Universitas Johns Hopkins melaporkan jumlah kasus positif Corona di Amerika melampaui 27,6 juta orang dan korban meninggal lebih dari 485 ribu orang. (MF)

 

Tags