Mar 03, 2021 20:15 Asia/Jakarta
  • Mikhail Ulyanov
    Mikhail Ulyanov

Wakil Rusia di organisasi internasional di Wina dalam pesannya menyebut bodoh keputusan troika Eropa (Jerman, Prancis dan Inggris) mengajukan resolusi protes anti Iran kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA)

FNA menulis, Mikhail Ulyanov Rabu (3/3/2021) di akun Twitternya menulis, "Langkah politik berbahaya, yakni peratifikasian resolusi bodoh ini dapat melemahkan prospek pemulihan JCPOA ketika pemulihan ini sangat mungkin dilakukan."

Selasa (2/3/2021) Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian mengkonfirmasi rencana troika Eropa mengajukan resolusi protes kepada IAEA terkait Iran.

Ulyanov kembali menekankan pentingnya anggota Dewan Gubernur IAEA bertanggung jawab untuk membantu menjaga dan menghidupkan JCPOA. "Anggota Dewan Gubernur di sidangnya saat ini menghadapi kendala besar," papar Ulyanov.

Mantan presiden AS Donald Trump Selasa 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan nuklir ini dan memulihkan kembali sanksi ilegal terhadap Iran.

Sementara Iran menyusul keluarnya AS dari JCPOA berupaya mempertahankan kesepakatan nuklir dengan syarat pihak seberang menunaikan komitmennya, tapi Eropa tidak menunjukkan keberhasilannya secara praktis menunaikan janjinya tersebut.

Parlemen Iran juga meratifikasi Undang-Undang pencabutan sanksi yang mengharuskan pemerintah membatasi kerja samanya dengan IAEA jika sanksi AS berlanjut, dan mengambil langkah lebih besar dalam menurunkan komitmennya di JCPOA. (MF)

 

Tags