Mar 06, 2021 22:10 Asia/Jakarta
  • Demo anti pemerintah di Thailand (dok)
    Demo anti pemerintah di Thailand (dok)

Polisi Thailand memperingatkan pengunjuk rasa anti-pemerintah yang berencana menggelar aksi demo bahwa mereka menghadapi resiko ditangkap setelah ada larangan mengadakan aksi seperti ini.

Menurut laporan Reuters, Deputi komisaris Biro Kepolisian Metropolitan Bangkok, Piya Tavichai saat jumpa pers mengatakan, demonstrasi ilegal dan siapa saja yang bergabung dengan aksi ini atau mengajak orang lain berarti melanggar undang-undang.

Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha Sabtu (6/3/2021) menyeru warga untuk menghormati undang-undang dan menghindari konfrontasi. Ia juga meminta warga bersatu bukannya berkonflik.

Empat kelompok di Thailand hari ini berencana menggelar aksi demo, sementara kubu pro kerajaan di negara ini juga dilaporkan tengah menyusun aksi tandingan.

Polisi Thailand Sabtu lalu untuk pertama kalinya menggunakan peluru karet terhadap demonstran serta gas air mata dan canon water. Berbagai media melaporkan sebanyak 10 demonstran dan 26 aparat keamanan terluka.

Tahun lalu sebuah sebuah gerakan protes terbentuk di Thailand yang menuntut pengunduran diri perdana menteri dan aksi ini sampai kini masih berlanjut. (MF)

 

Tags