Apr 13, 2021 18:10 Asia/Jakarta
  • Mikhail Ulyanov
    Mikhail Ulyanov

Wakil tetap Rusia di Organisasi-organisasi Internasional di Wina meminta Iran menahan diri di insiden Natanz.

Seperti dilaporkan IRNA, Mikhail Ulyanov Selasa (13/4/2021) dini hari saat menanggapi tweet Wakil Iran di Organisasi-organisasi Intarnasional di Wina, Kazem Gharibabadi, kepada sejawatnya dari Iran ini menulis, "Kami masih tetap berharap pelaku serangan ini gagal meraih ambisinya untuk menciptakan kesulitan di proses pemulihan kembali JCPOA."

Gharibabadi di akun Twitternya menulis, pengayaan uranium di Natanz tidak berhenti dan Iran akan merespon aksi sabotase ini melalui sejumlah langkah teknis yang akan disampaikan minggu ini kepada Badan Energi Atom Internasional, IAEA.

Kazem Gharibabadi terkait sabotase di pusat pengayaan uranium Syahid Ahmadi Roushan di wawancara televisi menuturkan, tanggung jawab sabotase ini berada di pundak rezim Zionis Israel dan para pendukungnya.

Departemen Luar Negeri Rusia Senin (12/4/2021) seraya merilis statemen menulis, Moskow berharap insiden Natanz tidak menjadi "hadiah" bagi kubu yang menentang JCPOA.

Di statemen Deplu Rusia di jelaskan, jika insiden Natanz disengaja, maka layak untuk mendapat kecaman keras.

Sementara itu, Ketua Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Ali Akbar Salehi menyebut insiden ini sebagai manifestasi terorisme nuklir.

Serangan hari Minggu (11/4/2021) ke instalasi nuklir Natanz terjadi ketika kekuatan dunia tengah berunding untuk mengajak Iran dan Amerika kembali ke kesepakatan nuklir. (MF)

 

Tags