Apr 26, 2021 18:18 Asia/Jakarta

Jumlah kasus Virus Corona di India meningkat drastis dan memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan. Tsunami Covid-19 di India terjadi setelah perayaan keagamaan Hindu dan lengah dalam mematuhi protokol kesehatan.

Peningkatan kasus seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya, bahkan dalam sehari lebih 2000 warga India meninggal dunia karena terpapar Virus Corona.

Hingga hari ini, Senin (26/4/2021), 17.313.163 warga India terinfeksi Covid-19 dan dari jumlah ini, 195.123 orang meninggal dunia dan 14.304.382 lainnya sembuh.

Warga Pakistan melalui media sosial Twitter menyampaikan simpati, solidaritas dan empati mereka kepada masyarakat India yang sedang menghadapi tsunami Virus Corona. Mereka mendoakan negara tetangganya itu agar mampu mengatasi masalah tersebut.

Sejak lama, Pakistan dan India menjadi musuh bebuyutan. Kedua negara ini sering konflik masalah perbatasan dan bahkan berujung saling serang dan perang, namun rasa permusuhan ini diabaikan oleh Perdana Menteri Pakistan Imran Khan ketika menyaksikan negara tetangganya sedang bergelut melawan Virus Corona.

Melalui akun twitternya, Imran Khan mengucapkan rasa duka ketika tsunami Covid-19 melanda negara tetangganya.

"Saya ingin mengungkapkan solidaritas kami dengan masyarakat India saat mereka memerangi gelombang berbahaya COVID-19," tulis Imran Khan, Sabtu (24/4/2021).

PM Pakistan mengajak kepada seluruh warga dunia untuk memanjatkan doa agar Covid-19 yang mewabah di India segera berakhir.

"Doa kami untuk kesembuhan yang cepat ditujukan kepada semua orang yang menderita pandemi di lingkungan kami & dunia. Kita harus melawan tantangan global yang dihadapi umat manusia ini bersama-sama," pungkasnya. (RA)

Tags