May 01, 2021 20:46 Asia/Jakarta
  • Abaikan Hasil KTT ASEAN, Junta Militer Myanmar Tetap Represif

Junta militer kembali melancarkan aksi represif terhadap rakyatnya sendiri yang menyampaikan protes.

Lembaga Perhimpunan Bantuan untuk Tahanan Politik Myanmar (AAPP) yang dikutip Myanmar Now, Jumat (30/4/201) melaporkan kekerasan militer terhadap warga sipil terus berlanjut

Pada malam hari setelah pertemuan KTT ASEAN, junta militer Myanmar terus melakukan kekerasan terhadap warga sipil, termasuk kepada perempuan secara terang-terangan.

Pada hari KTT ASEAN, seorang pemuda ditembak mati oleh polisi berpakaian bebas. Sedangkan seorang perempuan di wilayah Myaung Mya-Region Sagaing, meninggal di tahanan diduga akibat disiksa.

KTT ASEAN yang berlangsung di Jakarta pada 24 April lalu menetapkan lima poin konsensus terkait krisis Myanmar.

Pertama, kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar dan semua pihak harus menahan diri sepenuhnya.

Kedua, segera mulai dialog konstruktif antara semua pihak terkait untuk mencari solusi damai demi kepentingan rakyat. Ketiga, utusan khusus Ketua ASEAN akan memfasilitasi mediasi proses dialog dengan bantuan Sekretaris Jenderal ASEAN.

Keempat, ASEAN akan memberikan bantuan kemanusiaan melalui AHA Centre. Kelima, utusan khusus dan delegasi akan mengunjungi Myanmar untuk bertemu semua pihak terkait.(PH)

Tags