Jun 22, 2021 16:34 Asia/Jakarta
  • Antonio Guterres
    Antonio Guterres

Human Rights Watch (HRW) mengkritik laporan Sekjen PBB, Antonio Guturres yang tidak memasukkan Israel dan Arab Saudi dalam daftar rezim pelanggar hak anak, yang dikenal sebagai "daftar kelam".

Televisi Al Jazeera melaporkan, Human Rights Watch (HRW) mengecam keras laporan yang diterbitkan setiap tahun oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Jo Becker, Direktur Advokasi Hak Anak di Human Rights Watch, mengatakan Guterres menyelamatkan mereka yang terlibat dalam pembunuhan, penyebab kecacatan, dan cedera anak-anak dengan menolak menyebutkan nama Israel dan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi di Yaman dalam daftar rezim pelanggar hak-hak anak.

Becker menekankan bahwa ketidakmampuan Sekretaris Jenderal PBB untuk menyusun daftarnya berdasarkan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan termasuk pengkhianatan terhadap anak-anak dan mempromosikan impunitas.

Direktur Advokasi Hak Anak di Human Rights Watch menambahkan bahwa Guttierez harus mundur setelah terpilih kembali sebagai Sekretaris Jenderal PBB untuk masa jabatan kedua.

Gerakan Global untuk Perlindungan Anak sebelumnya telah menyatakan bahwa rezim Zionis telah membunuh 2.100 anak Palestina antara tahun 2000 dan Oktober 2020.(PH)

Tags