Jun 24, 2021 11:01 Asia/Jakarta
  • Mike Pompeo
    Mike Pompeo

Bertepatan dengan peringatan insiden pemboman di komplek perumahan Khobar, Arab Saudi pada 25 Juni 1996 silam, Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan jika AS tidak kuat, maka Iran akan menghukum negara ini.

Mike Pompeo dalam artikelnya yang dimuat situs The Wall Street Journal, Selasa (22/6/2021) menyinggung insiden pemboman komplek perumahan Khobar, Saudi yang terletak di depan pangkalan militer AS pada 25 Juni 1996 yang menewaskan 19 tentara AS dan melukai 372 lainnya.
 
Awalnya pemerintah AS menuduh Iran mendalangi serangan bom ini, namun kemudian mengumumkan pelaku peledakan adalah kelompok teroris Al Qaeda.
 
“Peringatan insiden peledakan bom di Saudi ini harus mengingatkan kita bahwa rezim Iran akan terus mencari titik kelemahan, dan jika kita tidak kuat, maka Iran akan menghukum AS. Biaya yang harus dikeluarkan AS untuk menghadapi aksi destruktif Iran, akan sangat besar. Kita tidak boleh melupakan hari itu, dan jangan pernah membiarkan para pemimpin Iran, tenang,” paparnya. 
 
Di bagian lain tulisannya, Pompeo mengkritik keputusan Presiden AS Joe Biden untuk kembali ke kesepakatan nuklir JCPOA dan mengatakan, “Presiden AS tidak belajar apa pun dari perilaku Iran selama 40 tahun terakhir.” (HS)

Tags