Jun 24, 2021 20:23 Asia/Jakarta
  • Vasily Nebenzya.
    Vasily Nebenzya.

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya menyatakan penyesalannya karena negara-negara Barat tidak menunjukkan minat untuk membantu mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Suriah.

Hal itu diungkapkan Nebenzya dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi kemanusiaan di Suriah, Rabu (23/6/2021), seperti dilansir kantor berita TASS.

Ia menambahkan ada banyak solusi untuk menyelesaikan persoalan kemanusiaan yang sulit di Suriah, tetapi ini tidak untuk memperpanjang mekanisme pengiriman bantuan lintas batas.

"Negara-negara Barat perlu membuktikan bahwa mereka menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Suriah. Jika tidak, pembicaraan untuk memperpanjang mekanisme ini tidak akan berguna," ujar Nebenzya.

Pada hari Rabu, Dewan Keamanan PBB mengevaluasi situasi kemanusiaan di Suriah. Batas waktu pembukaan jalur penyeberangan Bab al-Hawa di Suriah akan berakhir pada bulan Juli depan.

Negara-negara Barat terutama Amerika Serikat, mendesak Rusia agar mengizinkan Bab al-Hawa tetap terbuka. Namun, pemerintah Suriah dan Rusia percaya bahwa mekanisme yang ada saat ini sudah tidak efektif lagi, karena Damaskus sekarang sudah mampu mengatur sendiri proses pengiriman bantuan kemanusiaan.

"Pengalaman menunjukkan bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan yang diatur oleh pemerintah Damaskus lebih dapat diandalkan dan efektif serta tepat sasaran," tegas diplomat Rusia itu. (RM)

Tags