Nov 21, 2021 15:41 Asia/Jakarta
  • Basij, Manifestasi Gerakan Progresif dan Revolusioner

Imam Khomeini menyebut Basij sebagai laskar orang-orang yang berjuang secara ikhlas di jalan Allah swt.

Basij adalah sebuah jalan mujahid yang berjuang membela Islam dengan segenap jiwa raganya. Basij adalah anak-anak yang lahir dari sekolah Imam Hussein. Sekolah inilah yang meluluskan Haji Qassem Soleimani dengan pengorbanan diri dan perlawanannya.

Sekolah yang sama yang bangkit dari keyakinan agama dan spirit pengabdian dan jihad di jalan Islam. Basij memiliki pikiran yang luas dan semua komponen yang berkontribusi pada pertumbuhan sejati manusia dan membawanya ke puncak tertinggi kemanusiaan dan spiritualitas.

Kesalehan, ketulusan, keberanian, moralitas, pengorbanan, kemanusiaan, dan ketaatan terhadap pemimpin Islam dan melayani rakyat, adalah beberapa komponen penting dari Basij. Imam Khomeini, pendiri Republik Islam dengan indah menggambarkan Basij dalam statemennya, "Basij adalah pohon kebajikan yang kuat dan berbuah yang bunganya memberikan aroma musim semi dan kesegaran dan cinta. Basij adalah sekolah cinta para pejuang dan mujahid tanpa tanda jasa, yang para pengikutnya meneriakkan seruan untuk mati syahid dan keberanian dalam keyakinannya yang luhur. Basij jalan orang-orang yang berjalan tanpa alas kaki, puncak kebangkitan pemikiran Islam. Dari sinilah lahir para pejuang tanpa tanda jasa."

 

 

Basij pertama kali didirikan oleh Imam Khomeini dan dengan cepat menembus lubuk hati bangsa Iran, terutama para pemudanya. Faktanya, Basij Mustadafin atau kekuatan perlawanan Basij adalah jaringan budaya, intelektual, sosial dan politik terbesar yang muncul dari dalam diri rakyat dan menyebabkan banyak perbuatan baik dan berkah bagi negara.

Pada hari ketika Basij dibentuk di Iran, belum ada model lain yang persis sama di dunia, dan ini adalah prakarsa Imam Khomeini, yang kemudian menjadi teladan tidak hanya di Iran, tapi juga di berbagai negara dunia.

Menurut Imam, Basij adalah kelahiran baru yang tidak dikenali oleh para ahli dunia. Setiap kali kekuatan iman dibangkitkan di suatu negara, maka akan menggerakan seluruh negara dengan poros ketauhidan. 

Salah satu contoh paling menonjol dari kehadiran Basij dalam berbagai kondisi yang sulit adalah kehadiran mereka di arena pertahanan suci. Pada saat bahaya menghadang, Basij yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, tua dan muda, petani dan pengusaha, guru, insinyur dan dokter, dan dari semua lapisan masyarakat menjawab panggilan Imam Khomeini untuk bergabung di garis depan dan bertempur dengan gagah berani dengan agresor selama delapan tahun, mereka tidak mengizinkan satu jengkal tanah dikuasai pasukan asing.

Dalam salah satu pidatonya, Imam Khomeini menyinggung cinta dan kasih sayang dari para anggota Basij dengan mengatakan, "Saya iri pada para pemuda ini. Wahai para ulama yang mencurahkan dirinya di jalan agama selama bertahun-tahun, bacalah wasiat syuhada setidaknya sekali saja, dan lihat bagaimana orang-orang muda ini menempuh perjalanan panjang penyucian diri dalam satu malam."

Salah satu ciri yang menonjol dari anak-anak muda tersebut adalah memperhatikan shalat awal waktu, mencintai  Allah melalui doa dan munajatnya, juga kecintaan kepada Ahlul Bait, terutama Imam Husein dan syuhada Karbala. 

Sekolah Basij terikat dengan sekolah Asyura dan Imam Husein. Sebab, Imam Hossein telah memberikan contoh perlawanan, ketahanan, melawan penghinaan, bergerak maju secara progresif.

Republik Islam terdiri dari pemuda yang tulus, setia dan paling siap hadir untuk berjuang dan berkorban dengan menjaga tujuan besar negara. Sebab Basij pada dasarnya adalah manfiestasi dari ayat suci al-Quran surat An-Nisa ayat 59, "Ketaatan kepada Allah dan ketaatan kepada Rasul dan  Ulil Amr,".

Basij adalah sekolah cinta dan kesyahidan, yang para pengikutnya meneriakkan seruan untuk mati syahid dan keberanian sebagai bagian dari keyakinannya yang luhur. 

Ketaatan kepada Pemimpin Tertinggi adalah salah satu karakteristik yang paling jelas dari Basij. Dari awal Revolusi Islam sampai sekarang, Basij menjadi garda depan menghadapi setiap penyimpangan revolusi dan konspirasi musuh yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Itulah sebabnya Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, mengatakan, "Di mana Basij hadir, senantiasa dibarengi moralitas dan spiritualitas, bersama perlawanan, dan  hasil dari semua ini akan tercapai kemenangan,".

 

 

Para anggota Basij; dengan segenap cinta, iman, ketulusan dan pengorbanan mereka, memiliki tingkat wawasan dan kesadaran yang tinggi. Ayatullah Khamenei telah berulang kali menunjukkan bahwa Basjid bukan hanya gerakan emosional dan spiritual semata, tetapi lebih dari itu  bergantung pada pengetahuan dan pemahaman, dengan wawasan dan kesadarannya yang tinggi.

Dengan wawasan, kesadaran dan pengetahuan yang benar tentang musuh, Iran Islami berhasil mengatasi hasutan dan konspirasi musuh dan, kini timbuh menjadi lebih kuat. Pada tahun 1999 dan 2009, dua konspirasi direncanakan oleh musuh dan beberapa orang internal yang tertipu bergabung dengan mereka, yang mengakibatkan kerusuhan jalanan berhasil diatasi berkat langkah sigap Basij.

Tanggapan Basij terhadap perintah Rahbar menunjukkan kesiapan penuh mereka untuk menyelesaikan masalah dan krisis dengan kesadaran, komitmen, wawasan, perhatian, dan tindakan tepat waktu.

Basij yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat tampil di depan menghadapi berbagai tantangan fundamental dan vital di tingkal nasional dengan kepercayaan, dan keyakinan yang mengakar dari ajaran agama.

Pemikiran Basij muncul dari cita-cita agung mereka dalam melihat masa depan bangsa dan negara. Di saat-saat bahaya, mereka tampil dengan penuh semangat membela agama dan negaranya, mengukir epos abadi dalam lembaran dan sejarah negeri ini. 

Ya! Basiji adalah seorang pencari keadilan, sebagaimana perkataan Imam Ali bin Abi Thalib, yang mengatakan, "Kami melawan penindas dan membantu yang tertindas".

Di sisi lain, dengan semangat perlawanan, tidak akan pernah menyerah pada kekuatan arogan global, dan tegar berdiri melawan penindasan dan tidak mundur dengan kemauan yang kuat dan keyakinan yang benar.(PH)

 

 

 

 

Tags