Jul 01, 2021 10:36 Asia/Jakarta

Ini adalah perusahaan medis Pishraft. Terkenal karena CT scan bertenaga tinggi, mesin anestesi dan ventilator. Sekarang memproduksi ventilator berbasis teknologi modern digital untuk membantu merawat pasien virus Corona di Iran.

Berbicara kepada Press TV, wakil kepala perusahaan mengatakan, "Perangkat portabel dan terpasang di tempat tidur mereka sekarang diproduksi dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan pusat medis di seluruh negeri.

Sebelum wabah virus Corona, kami hanya memproduksi sekitar 5 ventilator sehari. Setelah inisiatif yang diumumkan oleh pemimpin kami Ayatullah Sayid Ali Khamenei, kami telah meningkatkan jumlah itu menjadi 30 perangkat per hari. Kami mengirimkan perangkat ini ke pusat kesehatan dan rumah sakit yang sangat membutuhkan. Kami telah berkecimpung dalam bisnis ini selama 10 tahun.”

Ventilator dipasang di tempat tidur dan portabel, dengan opsi untuk beroperasi dengan daya baterai jika diperlukan. Para pejabat mengatakan mereka dapat diproduksi dengan cepat dan efisien serta dirancang dengan cara yang dapat memenuhi kebutuhan klinis spesifik pasien COVID-19.

“Ventilator kami memenuhi standar Internasional seperti ISO dan CE. Kami melakukan pengujian waktu nyata pada setiap perangkat yang menyelamatkan jiwa ini. Mereka memberikan bantuan pernapasan untuk pasien yang tidak dapat bernapas sendiri. Mereka juga penting untuk pengobatan kasus COVID-19 yang parah yang menyebabkan gejala pernapasan pada beberapa pasien.”

Pishraft bukan satu-satunya perusahaan besar perangkat keras terkait terhadap desain dan produksi ventilator dalam beberapa pekan terakhir. Banyak perusahaan medis lain telah berjanji untuk mengajukan kembali rencana mereka dan mengembangkan perangkat perawatan kritis.

Iran telah melonggarkan beberapa pembatasan yang dipicu oleh wabah virus Corona. Bisnis berisiko rendah telah diizinkan untuk dibuka kembali setelah berminggu-minggu penutupan. Tujuannya adalah untuk memperlambat penyebaran virus sambil memberikan bantuan kepada bisnis dan pekerja.

Tags