Okt 18, 2021 10:56 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 18 Oktober 2021

Hari ini Senin, 18 Oktober 2021 bertepatan dengan 11 Rabiul Awal 1443 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 26 Mehr 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Perang Balkan Pertama Pecah
 

109 tahun yang lalu, tanggal 18 oktober 1912, Bulgaria, Serbia, Yunani, dan Montenegro, memulai Perang Balkan Pertama dengan menyerang Imperium Ottoman.

Inggris dan Rusia merupakan penggerak terjadinya perang ini. Mereka berharap, dengan terpecah-pecahnya wilayah kekuasaan Ottomandi Eropa, imperium ini menjadi semakin lemah.

Pada Perang Balkan Pertama ini, tentara Ottoman yang baru saja kalah dalam peperangan melawan Italia serta tidak memiliki kekuatan yang memadai, terpaksa bertekuk lutut dan kehilangan sebagian kekuasaannya di Eropa.

 

Ayatullah Sayid Hasan Sadr Gugur Syahid

89 tahun yang lalu, tanggal 11 Rabiul Awal 1354 HQ, Ayatullah Sayid Hasan Sadr, seorang ulama terkemuka Islam, meninggal dunia.

Ayatullah Sayid Hasan Sadr berhasil mencapai derajat mujtahid pada usia muda dan masuk ke jajaran ulama terkemuka di hauzah ilmiah Najaf pada masa itu.

Ayatullah Hasan Sadr yang terkenal pula dengan nama Shadruddin ini memiliki ilmu yang luas di bidang fiqih, ushul fiqih, teologi, hikmah, hadis, dan lain-lain. Beliau banyak meinggalkan karya-karya penulisan di antaranya berjudul "Ta'sisu-Syiah al-Kiram lifunuunil Islam" dan "Tahsiilul Furu' ad-Diiniiyah fi Fiqhil Imaamiyah."

 

Syahid Mohammad Rajaee Berpidato di Depan Majelis Umum PBB

 

41 tahun yang lalu, tanggal 26 Mehr 1359 HS, Syahid Mohammad Rajaee, Perdana Menteri Republik Islam Iran saat itu, menyampaikan pidatonya di depan Majelis Umum PBB.

Dalam pidatonya itu, Mohammad Rajaee menyampaikan kritikannya terhadap perang yang dipaksakan oleh rezim Irak kepada Iran. Selain itu, beliau juga membicarakan masalah penting dunia lainnya seperti penjajahan Palestina oleh rezim Zionis Israel, dan politik busuk yang diterapkan negara-negara imperialis di seluruh dunia.

Setelah menyampaikan pidato tersebut, wakil-wakil dari Amerika meminta untuk bertemu dengan Syahid Rajaee, namun beliau menolaknya karena politik kriminal Amerika di seluruh dunia.