Des 08, 2021 11:08 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 8 Desember 2021

Hari ini Rabu, 8 Desember 2021 bertepatan dengan 3 Jumadil Awal 1443 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 17 Azar 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Syaikhul Islam Zanjani Meninggal

 

151 tahun yang lalu, tanggal 3 Jumadil Awal 1292 HQ, Ayatullah Mirza Abu Abdillah Syaikhul Islam Zanjani, ulama dan penyair terkenal, meninggal dunia.

 

Ulama besar ini lahir tahun 1224 di Zanjan, Iran. Pada usia muda, Mirza Zanjani pegi menuntut ilmu ke kota Isfahan yang saat itu merupakan salah satu  pusat keilmuwan di Iran.

 

Setelah menuntut ilmu, Ayatullah Zanjani kembali ke kota kelahirannya dan di sana beliau mengajar ilmu-ilmu agama serta menulis buku. Karya-karya Ayatullah Mirza Zanjani di antaranya berjudul Hujjatul Abrar dan Hidayatul Muttaqin.

 

Golda Meir Meninggal Dunia

43 tahun yang lalu, tanggal 8 Desember 1978, Golda Meir seorang tokoh rezim Zionis, meninggal dunia.

Golda Meir dilahirkan di Kiev Rusia tahun 1898 dan pindah ke Wisconsin Amerika tahun 1906. Pada tahun 1915, Golda Meir bergabung dengan Partai Buruh Zionis dan pada tahun 1921, ia dan suaminya pindah ke Palestina. Pada tahun 1969, Golda Meir terpilih sebagai Perdana Menteri Israel, hingga tahun 1974. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Israel.

Golda Meir adalah salah satu anggota Dewan Rakyat yang menandatangani proklamasi pendirian rezim Israel tahun 1948. Secara signifikan, Deklarasi Kemerdekaan Israel itu tidak menyebutkan adanya perbatasan, dan negara Yahudi tidak pernah secara terbuka menyatakan batas-batasnya.

Pada awal pendiriannya, orang-orang Israel telah menyita 158.332 unit dari keseluruhan 179.316 unit perumahan, termasuk rumah-rumah dan apartemen-apartemen milik bangsa Arab Palestina. Orang-orang Yahudi sedikitnya telah mengambil alih 10.000 toko dan 1.000 gudang. Selain itu, kira-kira 90 persen kebun zaitun dan 50 persen kebun jeruk Israel juga berasal dari rampasan. Perampasan kebun-kebun ini nilainya sangat besar sehingga sangat menolong Israel dalam meringankan masalah serius dalam keseimbangan neraca pembayaran Israel dari 1948 hingga 1953.

 

Hossein Makki, Sejarawan Iran Meninggal Dunia

22 tahun yang lalu, tanggal 17 Azar 1378 HS, Hossein Makki meninggal dunia di Tehran pada usia 88 tahun.

Hossein Makki lahir pada tahun 1290 HS. Setelah menyelesaikan pendidikannya ia pindah ke Tehran dan akhirnya diterima sebagai pegawai negeri. Setelah bulan Shahrivar 1320 HS dan adanya kelonggaran situasi politik ia memulai aktifitas resminya di media. Tulisan-tulisannya dalam bidang sejarah, penelitian dan budaya terbit di bagian terpenting koran-koran nomor satu Tehran.

Pada masa itu ia menulis buku sejarah "Iran dalam 20 tahun". Karena buku itulah ia menjadi terkenal. Pada tahun-tahun berikutnya ia masuk menjadi anggota partai Iran dan partai Demokrat. Ini adalah awal aktifitas politiknya di parlemen Iran periode 15, 16 dan 17.

Hossein Makki termasuk pendukung fanatik Dr. Mosaddegh. Ia termasuk orang yang banyak berjuang dalam menasionalkan perusahaan minyak. Makki adalah anggota organisasi Khal'e Yad salah satu perusahaan di selatan Iran. Karena pengorbanannya ia disebut sebagai pasukan yang penuh pengorbanan.

Pasca kudeta 28 Mordad 1332, ia tersingkirkan. Ketika ia kembali aktif di bidang politik pada tahun 1339 HS, rezim despotik Pahlevi mencegah aktifitasnya. Setelah itu ia mulai aktif di bidang keilmuan dan sastra dan banyak hasil karya yang ditulisnya.

Hasil karyanya antara lain, buku sejarah "Iran dalam 20 tahun" sebanyak 8 jilid, " Buku Hitam" sebanyak 8 jilid, buku "Kenangan Politik" sebanyak 2 jilid, buku "Kehidupan Sayid Hassan Modarres" sebanyak 2 jilid, buku "Peristiwa Tir" dan perbaikan Divane Moshtaq dan Farkhi Yazdi.

Hossein Makki merupakan orang terakhir di antara orang-orang yang berjuang menasionaliskan perusahaan minyak.