Jan 05, 2022 11:29 Asia/Jakarta

Kemeriahan musim Natal membumbui kehidupan banyak anak di seluruh Eropa, tidak terkecuali di Swedia, negara tempat perusahaan farmasi Molnlycke lahir.

Molnlycke mengkhususkan diri dalam membuat perban tertentu yang membantu meringankan penderitaan kondisi kulit langka yang disebut EB.

Penyakit ini juga membuat hidup tak tertahankan bagi banyak anak di Iran.

Perban Molnlycke memang menenangkan anak-anak Iran yang menderita.

Namun tetap saja, anak-anak Iran berjuang.

Perusahaan Swedia telah menghentikan pengiriman obat ke Iran sesuai dengan sanksi Washington terhadap Republik Islam.

Ironisnya, pengadilan internasional PBB telah 'mengecualikan' barang-barang medis dan kemanusiaan lainnya dari sanksi.

Rumah EB Iran mengatakan sekitar 20 anak telah kehilangan nyawa mereka karena kurangnya pasokan medis yang diimpor.

Tags