Jul 04, 2022 09:32 Asia/Jakarta
  • 4 Juli 2022
    4 Juli 2022

Hari ini Senin, 4 Juli 2022 bertepatan dengan 4 Dzulhijjah 1443 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 13 Tir 1401 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Wafatnya Teolog Muslim Abu Ishaq Esfarayeni
 
1025 tahun yang lalu, tanggal 4 Dzulhijjah 418 HQ, Abu Ishaq Esfarayeni meninggal dunia dalam usia 80 tahun dan dimakamkan di kota Esfarayen, Iran.

Abu Ishaq Esfaraheni yang lebih dikenal dengan Rukn al-Din al-Shafi'i merupakan ulama dan ilmuwan Iran yang memiliki pengetahuan mendalam tentang ushul fiqih, teologi dan ilmu-ilmu keislaman lainnya. Abu Ishaq mengajar di sekolah Neishabouri yang waktu itu menjadi pusat pendidikan ilmu-ilmu agama
 
Buku al-Jami' fi Ushul al-Din dan Nur al-‘Ain fi Masyhad al-Husein merupakan karya-karya ilmiah yang diwariskan beliau.

Pengusiran Ulama Syiah dari Irak ke Iran

99 tahun yang lalu, tanggal 13 Tir 1302 HS, pemerintah Irak mengusir ulama Irak ke Iran.

Sejarah

Pasca berakhirnya Perang Dunia I dan Inggris telah menguasai seluruh Irak, ulama Najaf mengeluarkan fatwa yang mengutuk kehadiran Inggris di Irak. Mereka juga mengeluarkan hukum dan memrotes pemilu formalitas yang diawasi oleh Inggris. Aksi ini membuat geram para pejabat Inggris. Sebagai reaksinya, pada 13 Tir 1302 Hs, mereka menekan penguasa Irak untuk mengeluarkan perintah pengusiran ulama Irak ke Iran.

Pemerintah Iran waktu itu ketika mendapat informasi mengenai keputusan ini, dengan segera memerintahkan para pejabat pemerintah untuk menyambut dan menerima para ulama yang diasingkan itu dengan baik dan menghormati mereka.

Perintah pengasingan ini direaksi keras oleh ulama Iran dan mereka mulai melakukan aksi-aksi protes di Tehran dan di kota-kota lainnya. Setelah beberapa waktu ulama yang diasingkan itu memasuki kota Qom dan disambut dengan hangat oleh warga dan ulama di sana. Akibatnya, pemerintah Irak mengirimkan utusan khusus ke Tehran dan merundingkan soal kembalinya para ulama ke Iran. Dalam perundingan itu diputuskan bahwa siapa saja yang ingin kembali ke Irak dapat mewujudkan niatnya tanpa ada syarat. Akhirnya para ulama kembali ke Irak secara terhormat.

Filipina Merdeka
 
76 tahun yang lalu, tanggal 4 Juli 1946, kepulauan Filipina mendeklarasikan kemerdekaannya dari AS.

Bendera Filipina

Bangsa Eropa yang pertama kali datang ke Kepulauan Filipina  adalah rombongan pelaut Spanyol di bawah pimpinan Ferdinand Magellan pada tahun 1521. Sejak saat itu, Filipina dijadikan kawasan jajahan Spanyol hingga tiga abad kemudian.
 
Meningkatnya perlawanan rakyat Filipina membuat kekuatan Spanyol semakin melemah. Pada saat yang sama, Spanyol juga kalah perang dari AS, sehingga Spanyol memutuskan untuk menjual Filipina kepada AS seharga 20 juta dolar.
 
Rakyat Filipina kemudian melanjutkan perjuangan untuk mengusir tentara AS dari tanah air mereka. Akhirnya, pada tahun 1946 bangsa Filipina berhasil meraih kemerdekaannya.
 
Pada 1962, presiden yang berkuasa saat itu Diosdado Macapagal mengubah perayaan resmi Hari Kemerdekaan dari 4 Juli (hari ketika AS memberikan kemerdekaan Filipina pada 1946) menjadi 12 Juni (tanggal ketika Emilio Aguinaldo memprokalamasikan kemerdekaan dari Spanyol pada 1898). Macapagal mengklaim bahwa waktu keputusan untuk mengubah Hari Kemerdekaan Filipina tidaklah didasarkan kepada sentimen atas AS, melainkan lebih sebagai keputusan hukum tentang waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tags