Mar 26, 2019 09:24 Asia/Jakarta
  • 26 Maret 2019
    26 Maret 2019

Hari ini, Selasa 26 Maret 2019 bertepatan dengan 19 Rajab 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 6 Farvardin 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Perang Tabuk Antara Muslimin dan Romawi

1431 tahun yang lalu, tanggal 19 Rajab 9 HQ, terjadi perang Tabuk antara Muslimin dengan Romawi.

Perang Tabuk merupakan perang terakhir yang terjadi di masa Rasulullah Saw. Penyebab terjadinya perang Tabuk bermula dari para pedagang Syam yang mengabarkan kepada Rasulullah Saw bahwa Romawi mempersiapkan pasukan untuk menyerang Madinah. Rasulullah langsung memerintahkan umat Islam baik yang tinggal jauh dari Madinah atau di dalam kota untuk bersiap-siap berperang.

Sekalipun jarak yang harus ditempuh jauh, udara yang begitu panas dan tepat di masa panen, kebanyakan umat Islam tetap mempersiapkan dirinya untuk berperang. Tapi ada sekelompok orang munafik di Madinah menyampaikan kepada Rasulullah Saw pelbagai alasan agar tidak ikut dalam perang ini. Tidak itu saja, mereka juga berusaha mencegah orang lain untuk ikut perang. Nabi Muhammad Saw tahu hakikat yang sebenarnya. Oleh karenanya, beliau memerintahkan Imam Ali as untuk tetap berada di Madinah dan beliau ikut dalam perang ini.

Akhirnya pasukan Muslimin yang berjumlah 30 ribu pada 19 Rajab 9 Hijriah tiba di medan perang, tapi mereka tidak menemukan tanda-tanda keberadaan pasukan Romawi. Dalam peristiwa ini, sekalipun tidak terjadi perang, yang terjadi adalah kehormatan Islam tetap terjaga dan umat Islam terbukti siap berkorban untuk menghadapi pasukan kufur. Perang Tabuk ini juga disebut perang Fadhihah yang berarti terungkap. Karena sebagian orang yang menunjukkan dirinya muslim ternyata mereka adalah orang munafik.

Perang Tabuk

Mahasiswa Menduduki Kedubes Mesir di Tehran

40 tahun yang lalu, tanggal 6 Farvardin 1358 HS, mahasiswa Iran menduduki Kedubes Mesir di Tehran.

Setelah berbulan-bulan perundingan antara Israel dan Mesir dengan Amerika sebagai penengahnya, ditandatangani perjanjian damai antara keduanya di Washington. Menjelang terlaksananya gerakan pengkhianatan ini, Imam Khomeini ra mengeluarkan pesan yang menyebut perjanjian damai Anwar Sadat, Presiden Mesir waktu itu dengan Israel sebagai bentuk pengkhianatan kepada Islam dan Muslimin sekaligus mengutuk perjanjian tersebut.

Dalam aksi protes atas kesiapan Mesir untuk menandatangani perjanjian damai, dini hari 6 Farvardin 1358 HS, lebih dari lima puluh mahasiswa Arab yang tinggal di Iran menyerang Kedutaan Besar Mesir di Tehran dan menduduki halamannya. Setelah itu mereka menyebarkan pamflet berisi 5 butir pernyataan. Selain memrotes kinerja pemerintah Mesir, disebutkan bahwa Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) sebagai satu-satunya wakil bangsa Palestina.

Sekalipun aksi ini didukung oleh para mahasiswa Iran, tapi Kementerian Luar Negeri Pemerintah Sementara menilai itu tidak menguntungkan Revolusi Islam Iran dan revolusi bangsa Palestina. Akhirnya, para mahasiswa yang menempati gedung Kedubes Mesir sehari setelahnya (7 Farvardin 1358 HS) harus meninggalkan tempat itu.

Ketika pemerintah Mesir menerima Shah Iran yang dilengserkan, pemerintah Iran memutuskan hubungan politiknya dengan Mesir.

Bendera Mesir

Bangladesh Memisahkan Diri

48 tahun yang lalu, tanggal 26 Maret 1971, menyusul pergolakan politik dalam skala besar, Pakistan timur yang kini bernama Bangladesh memisahkan diri dari Pakistan dan mengumumkan kemerdekaannya.

Sebelumnya, tahun 1947, Pakistan memisahkan diri dari India. Namun kebijakan diskriminatif yang dijalankan oleh pemerintah pusat di Islamabad terhadap warga suku Bangla yang merupakan 98 persen dari seluruh penduduk di wilayah Pakistan Timur melahirkan ketidakpuasan umum.

Sebelumnya warga Pakistan Timur mengajukan tuntutan otonomi untuk wilayah mereka. Tetapi lambat laun tuntutan itu berubah menjadi gerakan pemisahan diri dari Pakistan.

Untuk memadamkan pergolakan rakyat tentara Pakistan menduduki kota Dakka. Pasukan India campur tangan dengan memihak warga Pakistan Timur, akhirnya, pasukan Pakistan terpaksa meninggalkan kota Dakka dan Pakistan Timur memproklamasikan kemerdekaan dengan mengubah nama menjadi Bangladesh.

Najiburrahman pemimpin Pakistan Timur menjadi presiden pertama Bangladesh. Tetapi tak lama, Najiburrahman terbunuh dalam sebuah kudeta. Bangladesh dengan luas wilayah 144 ribu kilometer persegi terletak di timur laut anak benua India dan bertetangga dengan India dan Myanmar.

Bendera Bangladesh

 

Tags