Apr 01, 2020 18:25 Asia/Jakarta

Vorus Corona (Covid-19) telah menyebar ke 200 negara dunia dan pandemi ini mengancam keselamatan masyarakat. Salah satu cara untuk mencegah terinfeksi pandemi ini adalah masyarakat dianjurkan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik atau menjaga kebersihan tangan dengan pembersih tangan.

Virus pernafasan seperti Covid-19 menyebar ketika lendir atau tetesan yang mengandung virus tersebut masuk ke tubuh melalui mata, hidung atau tenggorokan. Dan yang sering adalah penularan Covid-19 ini terjadi melalui tangan.

Tangan adalah salah satu cara umum penyebaran virus dari satu orang ke orang lain. Salah satu cara termurah, termudah dan paling penting untuk mencegah penyebaran virus adalah mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air yang mengalir. Cuci tangan merupakan cara terbaik untuk menjaga tubuh dari penyakit dan mencegah penyebaran kuman dan bakteri.

Cuci tangan yang baik adalah garis pertahanan pertama dalam melawan penyebaran banyak penyakit. Cuci tangan dapat membantu mencegah penyebaran penyakit mulai dari flu biasa hingga infeksi yang lebih serius, seperti meningitis, bronchiolitis, flu, hepatitis A, diare, hingga virus corona.

Virus Corona bukan satu-satunya parasit jahat yang bisa dimatikan oleh sabun dan air bersih. Influenza, yang membunuh jutaan orang di seluruh dunia setiap tahun dan metapneumovirus manusia, yang menyebabkan infeksi pernafasan yang dapat menyebabkan pneumonia, juga dapat rusak dan mati.

Bagaimana mungkin sabun dan air mampu membunuh virus Corona? Jika dilihat dengan mikroskop, virus Corona tampaknya ditutupi dengan menara runcing, memberi mereka penampilan seperti mahkota atau "corona" sesuai dengan namanya.

Di bawah mahkota adalah lapisan luar virus, yang terdiri dari lipid, atau apa yang disebut lemak. Jika kita mencuci tangan dengan sabun, maka lemak itu akan larut. Sabun dan alkohol sangat efektif melawan melarutkan lapisan cairan berminyak dari virus. Secara fisik menonaktifkan virus, sehingga tidak dapat mengikat dan memasuki sel manusia.  

Air dan gosokan tangan penting karena kombinasi ini menciptakan lebih banyak gelembung sabun, yang mengganggu ikatan kimia yang memungkinkan bakteri, virus, dan kuman lainnya menempel di permukaan kulit.

Terlebih jika selama mencuci tangan, kita terus menggosok, sehingga menghasilkan gelembung dan menggosok lagi, masuk ke setiap celah tangan dan jari, termasuk kuku, selama 20 detik.

Ketika kita membilas tangan, semua kuman yang telah terluka, terperangkap atau terbunuh oleh molekul sabun dihanyutkan.

Langkah mencuci tangan yang benar adalah menjangkau seluruh bagian telapak tangan, termasuk bagian sela-sela jari.

Melansir Melansir laman resmi NHS, berikut cara cuci tangan yang baik dan benar:

1. Basahi tangan dengan air mengalir

2. Beri sabun yang cukup dan gosokkan sabun ke telapak tangan

3. Gunakan telapak tangan bergantian untuk menggosok punggung tangan dan sela-sela jari

4. Satukan kedua telapak tangan untuk kembali membersihkan bagian sela-sela jari

5. Gosokkan punggung jari bergantian ke telapak tangan

6. Gosokkan ibu jari bergantian ke telapan tangan

7. Gosokkan ujung jari dan kuku bergantian ke telapak tangan

8. Bilas sabun di tangan dengan air mengalir sampai tidak terasa licin

9. Keringkan telapak tangan dengan tisu atau mesin pengering

10. Gunakan tisu bekas untuk menutup kembali keran air.

Walaupun sekilas terlihat rumit, namun keseluruhan proses tersebut tidak memakan waktu lebih dari 20 detik.  (RA)

Tags

Komentar