Apr 08, 2020 09:25 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 8 April 2020
    Lintasan Sejarah 8 April 2020

Ibnu Yunus Meninggal Dunia

802 tahun yang lalu, tanggal 14 Sya'ban 639 HQ, Ibnu Yunus, ahli fiqih, kedokteran, dan matematika muslim abad ke-7, meninggal dunia.

 

Ibnu Yunus menimba ilmu-ilmu dasar dari ayahnya dan kemudian melanjutkan dengan belajar kepada ulama-ulama terkemuka pada zaman itu. Pada masa itu, Islam sedang berada dalam kegemilangan keilmuan dan peradabannya.

 

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Ibnu Yunus mengajar pada sekolah-sekolah di Kairo dan menulis berbagai buku. Di antara karya-karya adalah buku berjudul "Asrarus-Salathiniyah".

jet tempur Israel

 

Pesawat Tempur Zionis Menggempur Sebuah Sekolah Dasar

 

50 tahun yang lalu, tanggal 8 April tahun 1970, pesawat-pesawat tempur Zionis Israel melakukan serangan membabi-buta dengan sasaran sebuah sekolah dasar bernama Bahrul Baqr, 80 kilometer sebelah utara Kairo, Mesir.

 

Dalam peristiwa itu, 46 murid sekolah itu tewas. Aksi yang sangat tidak berperikemanusiaan itu kontan membangkitkan emosi warga dunia.

 

Sebelumnya, masyarakat internasional juga dikejutkan dengan tindakan biadab lainnya yang digelar Rezim Zionis di kawasan Mesir. Bulan Februari tahun itu, pesawat tempur Israel juga menggempur kawasan sipil di timur Kairo. Akibatnya, sebuah pabrik hancur dan 168 pekerja pabrik itu tewas atau terluka.

 

Hari Nasional Teknologi Nuklir Iran

 

13 tahun yang lalu, tanggal 20 Farvardin 1385 HS (9 April 2006), Republik Islam Iran mengumumkan keberhasilannya menguasai teknologi pengayaan uranium untuk kepentingan damai.

 

Keberhasilan itu didapat berkat kerja keras para ilmuan Iran. Meski menghadapi keterbatasan sarana dan pra sarana akibat embargo negara-negara adi daya, mereka berhasil menyempurnakan proses pengayaan uranium dan membuat sendiri bahan bakar yang diperlukan instalasi-instalasi nuklir. Dengan demikian, Iran telah memastikan diri sebagai bagian dari negara-negara pemilik teknologi nuklir.

 

Tepat setahun kemudian, Iran mengumumkan berhasil memproduksi bahan bakar nuklir dalam skala industri. Keberhasilan ini dicapai di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional dan sesuai dengan aturan IAEA. Akan tetapi, negara-negara Barat khususnya Amerika Serikat dengan standar gandanya menuntut Iran untuk menghentikan aktivitas nuklir ini. Di saat yang sama, negara-negara tersebut tidak pernah mempersoalkan rezim zionis Israel yang tidak tunduk kepada aturan IAEA dan menyimpan ratusan bom nuklir di gudang-gudang senjatanya.[]

Tags

Komentar