May 24, 2020 14:41 Asia/Jakarta
  • 24 Mei 2020
    24 Mei 2020

Hari ini, Ahad tanggal 24 Mei 2020 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 1 Syawal 1441 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 4 Khordad 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Hari Idul Fitri

Tanggal 1 Syawal diperingati sebagai Hari Raya Idul Fitri dan merupakan satu dari hari besar Islam.

Hari Raya Idul Fitri

Banyak hadis yang membicarakan tentang Idul Fitri. Umat Islam yang telah berpuasa selama bulan Ramadan kini di hari pertama bulan Syawal mendapat pahala dan balasan dari Allah Swt. Pahala yang hanya diketahui oleh Allah Swt.

Imam Bukhari Wafat

1185 tahun yang lalu, tanggal 1 Syawal 256 HQ, Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim yang dikenal dengan Imam Bukhari adalah seorang ahli hadis besar Islam.

Imam Bukhari melakukan banyak  perjalanan ke negeri-negeri Islam untuk mendapatkan hadis Rasulullah Saw dan belajar kepada guru-guru hadis. Buku al-Jami' al-Shahih yang lebih dikenal dengan buku Shahih Bukhari merupakan karya beliau yang menjadi buku hadis paling di kenal dalam buku-buku rujukan Ahli Sunnah. Selain itu beliau juga menulis buku al-Adab al-Munfarid.

Zionis Melaksanakan Operasi Solomon

29 tahun yang lalu, tanggal 24 Mei tahun 1991, dalam sebuah operasi bernama Operasi Solomon, rezim Zionis melakukan pemindahan terhadap 14.400 kaum Yahudi dari Ethiopia ke Palestina pendudukan.

Selama beberapa dekade, telah terjadi imigrasi puluhan ribu kaum Yahudi Ethiopia ke Palestina pendudukan di bawah undang-undang Israel bernama "Israeli Law of Return" yang menjamin hak seluruh kaum Yahudi untuk berimigrasi ke Israel.

Namun demikian, akhir-akhir ini, karena semakin memburuknya perekonomian di Israel dan tertekan oleh sistem diskriminatif yang diterapkan pemerintah Zionis,  orang-orang Yahudi asal Ethiopia berkali-kali mengadakan demostrasi menuntut dipulangkan ke Ethiopia.

Peresmian Museum Al-Quran di Masjid Saheb Al-Amr Tabriz

19 tahun yang lalu, tanggal 4 Khordad 1380 HS, museum al-Quran dan kalifgrafi diresmikan di lokasi masjid Saheb al-Amr.

Museum al-Quran di kota Tabriz

Masjid Saheb al-Amr merupakan masjid kuno kota Tabriz yang terletak di tengah-tengah kota ini. Bangunan ini didirikan oleh Shah Tahmasib I dan sejak awal memang menjadi miliknya. Namun setelah beberapa waktu ketika pasukan Dinasti Ottoman menyerang Iran, masjid Saheb al-Amr dihancurkan rata dengan tanah.

Dalam buku Chalabi tertulis, di bagian timur bundaran Saheb Abad tersambungkan dengan Jame Soltan Hassan, sebuah masjid berukir indah lainnya. Karena bangunan ini didirikan oleh Shah Tahmasib, pasukan Ottoman meratakannya dengan tanah.

Setelah pasukan Ottoman menarik pasukannya dari Tabriz, masjid ini kembali dibangun oleh Mirza Mohammad Ibrahim, Menteri Azerbaijan di masa pemerintahan Shah Soltan Hossein. Masjid Saheb al-Amr kembali mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi tahun 1193 HS dan pada tahun 1266 HS masjid ini direnovasi oleh Mirza Ali Akbar Khan, penerjemah Konsuler Rusia di Tabriz, sekaligus membangun madrasah Akbarieh di salah satu halaman masjid.

Masjid Saheb al-Amr memiliki sebuah kubah dan dua menara yang bentuknya berbeda dari masjid-masjid lainnya. Sejak masa Shah Tahmasib I, hanya dua kamar yang dibangun dari marmer yang masih ada hingga kini dan memiliki nilai sejarah. Di atas kamar ini tertulis surat al-Jin.

Tags