Aug 03, 2020 09:43 Asia/Jakarta
  • 3 Agustus 2020
    3 Agustus 2020

Hari ini, Senin 3 Agustus 2020 bertepatan dengan 13 Dzulhijjah 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 13 Mordad 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Perjanjian Aqabah Kedua Ditandatangani

1442 tahun yang lalu, tanggal 13 Dzulhijjah setahun sebelum Hijrah, Rasulullah Saw menjalin perjanjian Aqabah Kedua dengan penduduk kota Yatsrib yang kelak berubah nama menjadi Madinatun-Nabi atau Kota Nabi.

Sejarah

Perjanjian ini dibuat dalam rangka menengahi perselisihan antara dua kabilah di Yatsrib, yaitu Aus dan Khazraj.

Kedua kabilah itu telah melewati peperangan yang panjang dan karenanya, mereka mencari seseorang yang bisa dipercaya untuk menciptakan perdamaian dan ketenangan di antara mereka. Sementara itu, beberapa penduduk Yatsrib telah masuk Islam dan mereka memberitahukan kaumnya tentang keunggulan dan kemuliaan akhlak Rasulullah.

Oleh karena itu, penduduk Yatsrib mengirimkan delegasi untuk menemui Rasulullah dan meminta beliau agar datang ke Yatsrib demi menciptakan perdamaian di sana. Atas bimbingan dan petunjuk Rasulullah, warga Yatsrib pun akhirnya bersedia menandatangani Perjanjian Aqabah, yang selain berisi perjanjian damai di antara kedua kabilah, juga perjanjian untuk membela Rasulullah.

Inggris dan Rusia Membentuk Polisi Selatan di Iran

105 tahun yang lalu, tanggal 13 Mordad 1294 Hs, Inggris dan Rusia membentuk polisi Selatan di Iran.

Bendera Inggris dan Rusia

Dengan semakin meluasnya api Perang Dunia Pertama, negara-negara seperti Rusia dan Inggris semakin mengkhawatirkan pengaruh Jerman di Iran. Karena pengaruh Jerman itu bakal menghancurkan kepentingan mereka di negara ini.

Oleh karenanya, Rusia dan Inggris menandatangi kesepakatan rahasia untuk membagi wilayah Iran yang netral dalam Perang Dunia Pertama, seperti yang telah diprediksi dalam perjanjian tahun 1907. Selain itu, untuk mempertahankan kepentingannya di Iran, kedua negara ini membentuk polisi bersama pada 13 Mordad 1294 Hs.

Sejak saat itu, Rusia memobilisasi tentara Kazakhstan yang berjumlah 11 ribu. Sementara pemerintah Inggris menyiapkan pasukannya di selatan Iran. Dari dua pasukan ini dibentuklah kekuatan bersama dengan nama Polisi Selatan. Para perwira Inggris sebagai komandan Polisi Selatan dan para relawan berkebangsaan India dan Iran menjadi bagian dari pasukan ini.

Tugas utama mereka adalah membersihkan selatan Iran dari tentara Jerman dan pendukungnya. Pasca penandatanganan perjanjian rahasia ini, tentara Rusia berhasil maju hingga Isfahan dan memperluas pengaruhnya dari Tehran hingga Isfahan.

Israel Bunuh Izuddin Qalq

42 tahun yang lalu, tanggal 3 Agustus 1978, rezim Zionis melakukan aksi terorismenya dengan membunuh Izuddin Qalq, wakil Organisasi Pembebasan Palestina di Paris.

Kejahatan rezim Zionis Israel

Sekretaris Izuddin Qalq juga ikut terbunuh dalam serangan ini.

Pada dekade 1970-an dan 1980-an, organisasi intelijen Zionis, Mossad, meneror banyak pejabat PLO sehingga mereka menjadi lemah dan akhirnya bersedia menandatangani perjanjian damai dengan Rezim Zionis. Namun demikian, rakyat Palestina tidak mengakui perjanjian damai ini dan tetap berjuang melawan rezim penjajah tersebut.

Tags