Aug 15, 2020 16:24 Asia/Jakarta

Sebuah keluarga Muslim di Inggris mengalami insiden kekerasan oleh polisi di negara ini. Dokter Rashid Abbasi diseret polisi menjauh dari ranjang putrinya, ketika anaknya sedang kritis dan sekarat. Insiden ini terjadi ketika dia sedang menjenguk putrinya, Zainab Abbasi di rumah sakit.

Menurut laporan Sky News pada 3 Agustus 2020, Zainab Abbasi menderita penyakit genetik langkah dan harus tetap berada di ventilator, namun pihak rumah sakit ingin mencopot alat bantu pernafasan ini.

Atas kejadian tersebut, Rashid Abbasi dan istriknya, Dokter Aliya Abbasi mengambil tindakan hukum atas insiden yang dialami mereka.

Dari rekaman CCTV, terlihat Rashid Abbasi dipaksa pergi oleh petugas kepolisian Northumbria, Inggris, dari putrinya yang berusia enam tahun yang sedang sakit.

Rashid Abbasi mengatakan, polisi menjadi sangat brutal dan yang mereka lakukan seperti sedang melakukan kejahatan.

Zainab Abbasi dilahirkan dengan penyakit genetik langka yang tidak diketahui keluarganya sampai berusia tiga tahun.

Pada Juli 2020, kesehatan Zainab Abbasi, 6 tahun, memburuk dan dirawat di rumah sakit. Dia berjuang untuk tetap bernafas dan ditempatkan pada mesin ventilator.

Ketika staf yang menjaga Zainab Abbasi ingin melepas ventilator, orang tuanya mencegahnya, sebab, mereka yakin alat ini yang membuat anaknya tetap bertahan hidup. Setelahitu terjadi perseteruan sehingga pihak kepolisian dipanggil.

"Mereka tidak mendengarkan kami, mereka tidak memberikan penjelasan atas tindakan mereka, saya seorang dokter bagian dada dan telah bekerja di NHS selama 30 tahun," Rashid Abbasi.

Menurut Rashid Abbasi, tindakan memindahkan ventilator membahayakan nyawa anaknya.

"Penyakit yang diderita Zainab sangat langka," imbuhnya.

Sementara itu, Aliya Abbasi menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah berjanji akan memaksimalkan kesembuhan putrinya.

"Sehari sebelumnya kami meminta mereka untuk memaksimalkan perawatannya. Hanya itu yang kami minta, kami meminta agar dimaksimalkan perawatan, berikan segalanya yang kalian bisa, berikan apapun yang dibutuhkan. Namun mereka tidak melakukan itu, mereka memanggil polisi datang dan mengusir kami, kami adalah manusia, kami adalah orang tua dan kami diberitahu putri kami akan mati, tetapi kami diusir keluar, kami diperlakukan seperti bukan manusia," kata Aliya Abbasi.

Akibat kejadian tersebut, Rashid Abbasi ditahan polisi dan langsung mengalami serangan jantung.

"Sejujurnya kami tidak bisa menjelaskan mimpi buruk ini, suami saya ditahan, saya mengatakan kepada mereka bahwa dia mengalami masalah jantung selama lebih dari 20 tahun," kata Aliya Abbasi.

Dia menambahkan, saya mengira dia akan benar-benar meninggal dunia dan saya berkata kepada perawat, apakah saya akan menghadiri dua pemakaman?

Orang tua Zainab Abbasi saat ini menginginkan keadilan bagi putri mereka dan ingin memastikan insiden seperti itu tidak pernah terjadi pada siapa pun lagi.

"Kami hidup dalam neraka yang nyata hari ini, dan kami ingin seluruh dunia melihat apa yang terjadi di samping tempat tidur seorang anak berusia enam tahun yang sekarat. Saya ingin dunia melihatnya sehingga tidak terjadi lagi," tegas mereka. (RA)

Tags