Sep 22, 2020 10:29 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 22 September 2020

Hulagu Khan Kuasai Baghdad, Ibukota Bani Abbasiah

786 tahun yang lalu, tanggal 4 Shafar 656 HQ, Hulagu Khan menguasai kota Baghdad, ibukota Bani Abbasiah.

 

Pasca serangan pasukan Mongol dan Baghdad yang menjadi ibukota kekhalifahan Bani Abbasiah berhasil dikuasai, pada tanggal 4 Shafar 656 Hq, al-Mus'tashim Billah, Khalifah Abbasiah bersama tiga putra, 3 ribu tokoh dan hakim kota Baghdad keluar dari kota dan menghadapi Hulagu Khan sambil menyatakan dirinya menyerah.

 

Setelah mendengar pernyataan al-Mu'tashim Billah, Hulagu Khan memerintah pasukannya mengeluarkan rakyat dari kota dengan alasan ingin mendata mereka. Setelah rakyat diperintahkan keluar dari kota, Hulagu Khan kemudian memerintahkan pembantaian massal.

 

Hulagu Khan sendiri memasuki kota Baghdad pada tanggal 9 Shafar dan menghancurkan kota bersejarah itu.

Imam Khomeini ra.

 

Kelahiran Imam Khomeini ra Menurut Penanggalan Iran

 

118 tahun yang lalu, tanggal 1 Mehr 1281 HS, Imam Khomeini ra lahir ke dunia menurut penanggalan Iran.

 

Ayatullah al-Udzma Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran lahir di kota Khomein pada 1 Mehr 1281 HS yang bertepatan dengan 20 Jumadil Tsani 1320 HQ bersamaan dengan kelahiran Sayidah Fathimah az-Zahra as. Ayah beliau syahid sejak masih kanak-kanak dan akhirnya beliau diasuh oleh ibu dan bibinya.

 

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah hauzah, beliau kemudian belajar fiqih untuk tingkat mujtahid kepada Ayatullah Sheikh Abdulkareem Hairi Yazdi. Beliau mendapat perhatian khusus oleh gurunya.

 

Bersamaan dengan pendirian hauzah ilmiah Qom, Imam Khomeini ra berhijrah ke kota ini dan belajar kepada Ayatullah Sheikh Ali Akbar Yazdi dan Ayatullah Mohammad Ali Shah Abadi dalam ilmu astronomi, irfan dan filsafat. Setelah itu beliau mulai membentuk kelasnya sendiri dan banyak mendidik murid-murid hebat yang masih hidup di masa kini. Mereka juga menjadi pendukung beliau di masa kebangkitan Islam di Iran.

 

Imam Khomeini ra termasuk pribadi yang berperan mengajak Ayatullah al-Udzma Boroujerdi untuk pindah ke Qom dan mendukung sikap politik beliau. Pasca meninggalnya Ayatullah Boroujerdi dan semakin meluasnya aksi-aksi anti Islam dari rezim Pahlevi, Imam Khomeini ra bangkit menentang rezim ini dan memulai gerakan kebangkitan rakyat.

 

Banyak terjadi peristiwa besar di masa itu, khususnya protes Imam Khomeini ra akan undang-undang Kapitulasi yang berujung pada pengasingan beliau ke Turki, Irak dan akhirnya di Paris. Setelah diasingkan dari tanah air selama 15 tahun, pada bulan Bahman 1357 Hs, beliau kembali ke Iran dan mendirikan Republik Islam Iran. Selama 10 tahun membimbing Republik Islam Iran beliau akhirnya meninggal dunia pada 14 Khordad 1368 dalam usia 88 tahun dan dikebumikan di Tehran.

Mali Merdeka

 

60 tahun yang lalu, tanggal 22 September 1960, Mali, sebuah negara yang terletak di barat laut Afrika, meraih kemerdekaannya.

 

Negara ini memiliki peradaban tinggi sejak 2000 tahun yang lalu. Namun, dari abad ke-8 hingga ke-16, Mali dikuasai oleh Sudan. Kemudian, Maroko menguasai negara ini.

 

Pada tahun 1898, Mali dijajah oleh Perancis. Akhirnya, 62 tahun kemudian, barulah Mali berhasil meraih kemerdekaannya.

Tags

Komentar