Feb 24, 2021 11:24 Asia/Jakarta
  • 24 Februari 2021
    24 Februari 2021

Hari ini, Rabu 24 Februari 2021 bertepatan dengan 12 Rajab 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 6 Isfand 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Abbas bin Abdul Muthallib Wafat

1410 tahun yang lalu, tanggal 12 Rajab 32 HQ, Abbas bin Abdul Muthallib, salah seoran paman Rasulullah, dan pemuka Quraisy meinggal dunia.

Sejarah

Selama hidupnya, ia dikenal sebagai orang yang berakhlak mulia serta memiliki kecerdasan yang tinggi. Sebagian sejarawan meyakini bahwa Abbas telah memeluk Islam secara sembunyi-sembunyi sebelum peristiwa hijrahnya Nabi Saw ke Madinah. Ia diyakini para sejarawan tersebut sebagai orang yang menyampaikan berbagai informasi rahasia mengenai gerakan-gerakan kaum Musyrikin Mekah yang memerangi kaum Muslimin.

Abbas secara resmi memeluk Islam pada tahun kedelapan hijriah. Setelah Mekah ditaklukkan, Abbas diperintahkan Nabi untuk menjadi penanggung jawab penyediaan air bagi para peziarah Kabah.

Rohaniwan Pejuang Iran Peringatkan Rezim Pahlevi

43 tahun yang lalu, tanggal 6 Isfand 1356 HS, ulama pejuang Khorasan memeringatkan rezim Pahlevi atas aksi kekeraran yang dilakukan aparat keamanan.

Pertemuan Rahbar dengan ulama Qom

Setelah upacara peringatan 40 hari syahadah rakyat Qom pada tanggal 19 Dey di kota ini berujung pada aksi kekerasan oleh rezim Shah, dibentuk juga kebangkitan rakyat Tabriz pada 29 Bahman 1356 HS (18 Februari 1978). Kebangkitan ini tidak diinginkan oleh rezim Shah dan pada waktu itu banyak rakyat tidak berdosa yang menjadi korban.

Di hari ketujuh peringatan syuhada 29 Bahman di Tabriz, tepatnya tanggal 6 Isfand 1356 HS (25 Februari 1978), para ulama pejuang Khorasan mempublikasikan pernyataan dan memprotes aksi kekerasan yang dilakukan aparat keamanan rezim Shah.

Dalam pernyataan ini disebutkan, "Rezim Shah kembali melakukan tindakan sadis dengan membantai para pejuang yang ingin menghapus kezaliman dan penindasan serta bangkit untuk melawan kekuasaan ilegal Shah Pahlevi. Tapi kami kembali mengeluarkan peringatan atas kejahatan ini dan tidak akan meninggalkan tujuan sudi ini. Demi mencapai tujuan agung, qurani dan manusiawi ini, kami akan tetap berjuang hingga nafas terakhir menghadapi aksi buas rezim Shah."

Serangan Darat di Perang Teluk Dimulai

30 tahun yang lalu, tanggal 24 Februari 1991, setelah enam minggu melakukan pengeboman intensif terhadap Irak dalam Perang Teluk, pasukan koalisi yang dipimpin oleh AS memulai serangan darat mereka.

Perang ini terjadi setelah tanggal 2 Agustus 1990, Irak menginvasi Kuwait dan dalam beberapa jam telah menduduki posisi-posisi paling startegis di negeri itu.

Tiga bulan kemudian, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang berisi izin untuk menggunakan kekuatan militer bila hingga tanggal 15 Januari, Irak masih juga belum angkat kaki dari sana. Pada tanggal 16 Januari, dimulailah Operasi Badai Gurun yang diawali dengan pengeboman lewat udara terhadap kota Baghdad.

Tags