May 12, 2021 19:58 Asia/Jakarta

Serangan udara terbaru militer rezim Zionis Israel ke kota Khan Younis, Jalur Gaza telah menghancurkan bangunan, termasuk kantor Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Gaza menjadi sasaran serangan udara militer rezim Zionis Israel dalam beberapa hari terakhir setelah al-Quds berada dalam tekanan selama berminggu-minggu oleh pasukan keamaan rezim ilegal tersebut.

Aparat keamanan rezim Zionis Israel membatasi akses warga Palestina ke Masjid al-Aqsa dan Gerbang Damaskus pada hari-hari awal Ramadan hingga akhir.

Ketegangan juga terus meningkat setelah pasukan keamaan rezim Zionis meningkatkan kekerasan terhadap ratusan warga Palestina yang memprotes penggusuran massal dari lingkungan Sheikh Jarrah, dengan menembakkan peluru karet, gas air mata, dan granat setrum.

Sementara itu, serangan udara terbaru militer Israel ke Gaza telah menimbulkan korban jiwa dan materi. Jet-jet tempur rezim Zionis pada Rabu (12/5/2021) membombardir daerah Beit Lahia di wilayah utara Gaza. Menurut televisi Aljazeera, kapal perang Israel juga menargetkan pantai Gaza.

Gelombang baru agresi militer rezim Zionis ke Gaza menyebabkan sedikitnya 43 warga Palestina, termasuk 13 anak gugur syahid, dan lebih dari 150 lainnya terluka.

Pada laporan awal, pasukan perlawanan Palestina telah melancarkan serangan roket besar-besaran di kota Ashdod dan Ashkelon di utara Gaza, yang menewaskan dua warga Zionis dan melukai 80 orang lainnya.

Sementara itu, militer rezim Zionis menyatakan sistem pertahanan udara Iron Dome mengalami masalah teknis dan tidak dapat mencegat roket-roket yang ditembakkan dari Gaza ke Ashkelon.

Di sisi lain, Israel Defense Forces (IDF) mengklaim bahwa selama dua hari pertempuran dengan kelompok perlawanan Palestina di Gaza, lebih dari 1.000 rudal ditembakkan ke wilayah pendudukan, dan sedikitnya lima warga Israel tewas.

Dikutip Fars News, Rabu (12/5/2021), setelah serangan brutal jet-jet tempur rezim Zionis ke Gaza yang membunuh sejumlah warga tidak bersalah, IDF mengabarkan kelompok perlawanan Palestina di Gaza menembakkan lebih dari 1.000 rudal ke Israel.

Situs resmi IDF mengklaim bahwa jet tempur, helikopter dan artileri Israel sampai sekarang telah menyerang lebih dari 500 target di Jalur Gaza dalam dua hari terakhir, dan semua target itu milik gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas.

IDF juga mengklaim serangan ke Gaza menewaskan puluhan anggota Hamas, dan melukai lebih dari 200 lainnya. Pada saat yang sama, militer Israel mengaku terkejut dengan rudal-rudal dan roket baru kelompok perlawanan Palestina yang menghantam Tel Aviv, dan rezim itu berusaha menutup rasa malunya dengan mengeluarkan ancaman.

"Di wilayah Judea dan Samaria, Tepi Barat, kami sudah memulai operasi luas penangkapan anggota Hamas, dan sampai sekarang puluhan dari mereka berhasil ditangkap," ujar IDF.

Menurut IDF sekitar 1.050 roket dan rudal ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel, dan sampai sekarang tercatat lima warga Israel tewas, dan 100 lainnya terluka. (RA)

Tags